Kamis, 04 Maret 2010

KEWAJIBAN LANCAR DAN KONTINJENSI

KEWAJIBAN LANCAR & KONTINJENSI



v Kewajiban Lancar


Apa yang dimaksud dengan kewajiban?


Kewajiban (liabilities) ialah sebagai kemungkinan pengorbanan masa depan atas manfaat ekonomis yang muncul dari kewajiban saat ini entitas tertentu untuk mentransfer aktiva atau menyediakan jasa kepada entitas lainya dimasa depan sebagai hasil dari transaksi atau kejadian masa lalu.


Tiga karakteristik dari kewajiban:


1). Merupakan kewajiban saat ini yang memerlukan penyelesaian.


2). Merupakan kewajiban yang dapat dihindari.


3). Transaksi atau kejadian lainnya yang menciptakan kewajiban itu harus telah terjadi.


Apa yang dimaksud dengan kewajiban lancar?


Kewajiban lancar (current liabilities) adalah kewajiban yang likuiditasnya diperkirakan secara layak memerlukan penggunaan sumber daya yang ada yang diklasifikasikan sebagai aktiva lancar atau penciptaan kewajiban lancar lainya.


Siklus operasi (operating cycle) adalah periode waktu yang diperlukan antara akuisisi barang dan jasa yang terlibat dalam proses manufaktur serta realisasi kas akhir yang dihasilkan dari penjualan dan penagihan selanjutnya.


Jenis –jenis kewajiban lancar:


· Hutang usaha


· Wesel bayar


· Jatuh tempo berjalan hutang jangka panjang


· Kewajiban jangka pendek yang diharapkan akan didanai kembali


· Hutang deviden


· Dll.


v Kewajiban jangka pendek yang diharapkan akan didanai kembali


Kewajiban jangka pendek (short-term obligasi) adalah hutang yang dijadwalkan akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun setelah tanggal neraca perusahaan atau dalam siklus operasi perusahaan mana yang lebih lama.


Beberapa kewajiban jangka pendek diharapkan akan didanai kembali (short-term obligation expected to be refinanced) atas dasar jangka panjang dan karena itu diperkirakan tidak memerlukan penggunaan modal kerja selama tahun berikutnya.




Kriteria pendanaan kembali


Kriteria otoritatif untuk menentukan situasi dimana kewajiban jangka pendek dapat secara layak dikeluarkan dari kewajiban lancar.


Suatu perusahaan diharuskan untuk mengeluarkan kewajiban jangka pendek dari kewajiban lancar hanya jika kedua kondisi berikut dipenuhi:


1). Memiliki rencana untuk mendanai kembali kewajiban atas dasar jangka panjang.


2). Menunjukkan kemampuan untuk melaksanakan pendanaan kembali.




KEWAJIBAN JANGKA PANJANG



v Pengertian


Hutang jangka panjang terdiri dari pengorbanan manfaat ekonomi yang sangat mungkin di masa depan akibat kewajiban sekarang yang tidak dibayarkan dalam waktu satu tahun / 1 siklus operasi perusahaan, menurut mana yang lebih lama.


Contoh kewajiban jangka panjang di antaranya:


· Hutang obligasi


· Wasel bayar jangka panjang


· Hutang hipotik


· Dll


Pada umumnya, hutang jangka panjang memiliki berbagai ketentuan untuk melindungi baik peminjam dan pemberi pinjaman.


Item” yang sering kali dinyatakan dalam indenture/perjanjian meliputi:


· Jumlah yang di otorisasi untuki diterbitkan


· Suku bunga


· Tanggal jatuh tempo


· Provisi penarikan


· Dll



v Penerbitan obligasi


Obligasi yang timbul dari suatu kontrak dikenal sebagai indenture obligation dan merupakan janji untuk membayar sejumlah uang yang sudah ditetapkan pada tanggal jatuh tempo dan bunga periodic pada tingkat tertentu atas jumlah jatuh tempo.


Tujuan utama dari obligasi adalah untuk meminjam dalam jangka panjang apabila jumlah modal yang diperlukan terlalu besar untuk disediakan oleh satu pemberi pinjaman.


v Jenis obligasi


Beberapa jenis obligasi yang biasa dijumpai dalam praktik adalah


1. Obligasi berjamin dan obligasi tak berjamin


· Obligasi berjamin: didukung oleh janji dari beberapa orang peminjam.


· Obligasi tanpa jaminan: obligasi yang tidak di dukung oleh jaminan.


2. Obligasi berjangka, berseri dan yang dapat ditebus


· Obligasi berjangka: terbitan obligasi yang jatuh tempo pada satu tanggal


· Obligasi berseri: terbitan obligasi yang jatuh tempo dengan serangkaian pembayaran angsuran.


· Obligasi yang dapat ditebus: memberikan hak kepada penerbitnya untuk menebus dan menarik obligasi sebelum jatuh tempo.


3. Obligasi konvertibel, obligasi yang didukung komoditas,dan dengan diskonto besar


· Obligasi konvertibel: obligasi yang dapat dikonversi menjadi sekuritas lainya milik korporasi dalam jangka waktu tertentu setelah penerbitanya.


· Obligasi yang didukung komoditas: dapat ditebus dalam ukuran komoditas


· Obligasi dengan diskonto besar: dijual pada diskonto yang memberikan total pembayaran bunga pada saat jatuh tempo kepada pembelinya.


Harga jual oligasi ditetapkan oleh fenomena umum seperti penawaran dan permintaan dari pembeli serta penjual resiko relatife, kondisi pasar dan keadaan perekonomian. Masyarakat investasi menilai obligasi pada nilai sekarang dari arus kas masa depan yang diharapkan, terdiri dari bunga dan pokok.


Jika suku bunga yang digunakan masyarakat investasi berbeda dengan suku bunga yang ditetapkan, maka nilai sekarang obligasi yang dihitung oleh pembeli akan berbeda dengan nilai nominal obligasi.


Selisih antara nilai nominal dan sekarang obligasi bisa berupa diskonto/premi. Jika obligasi dijual lebih rendah dari nilai nominalnya, maka obligasi tersebut dijual dengan diskonto.


Jika obligasi lebih tinggi dari nilai nominalnya, maka obligasi tersebut dijual dengan premi.


Suku bunga aktual yang dihasilkan oleh pemegang obligasi disebut suku bunga pasar(market value).





v Obligasi yang diterbitkan pada nilai nominal pada tanggal bunga


Apabila obligasi diterbitkan pada tanggal pembayaran bunga dengan nilai nominal, maka tidak ada bunga akrual dan diskonto/premi yang diakui


Contoh: Buchanan co. menerbitkan obligasi berjangka 10 tahun dengan nilai nominal $800.000,


Tertanggal 1 januari 2007, suku bunga 10%, setiap tanggal 1 jan & 1 juli. Maka ayat


Jurnalnya yang dibuat.


Ø Kas $800.000


Hutang usaha $800.000


Pencatatan bunga pertama tanggal 1 juli 2007 ($800.000*0,10*6/12)


Ø Beban bunga obligasi $40.000


Kas $40.000


Pencatatan bunga akrual tanggal 31 desember 2007


Ø Beban bunga obligasi $40.000


Hutang bunga obligasi $40.000




v Obligasi yang diterbitkan diantara tanggal bunga


Perusahaan besar biasanya melakukan pembayaran bunga obligasi setiap ½ tahun pada tgl. yang telah di tetapkan dalam kontrak obligasi. Apaabila obligasi diterbitkan pada tgl selain tgl pembayaran bunga, maka pembeli obligasi itu akan membayar penjual bunga obligasi yang terhutang dari tanggal pembayaran bunga ter’akhir sampai tanggal penerbitan.


Contoh: Taft co. obligation 10tahun dengan nilai nominal $800.000, tertanggal 1jan.2007, bayar bunga tahunan 6% dibayar secara setengah tahunan, tgl 1januari&1juli, karena Taft menerbitkan obligasi diantara tgl bunga, maka ayat jurnal mencatat penerbitan obligasi pada nilai nominal + bunga akrual.


Ø Kas $808.000


Hutang obligasi $800.000


Beban bunga obigasi $ 8.000


(800.000*0.06*6/12)


Ilustrasi disederhanakan dengan obligasi tgl 1jan2007 yang diterbitkan pada 1maret 2007 pada nilai nominal.akan tetapi, jika obligasi 6% diterbitkan 102, maka ayat jurnal per 1maret (perusahaan penerbit).




Ø Kas $824.000


($800.000*102) + ($800.000*0,06*2/12)


Hutang obligasi $800.000


Premi atas hutang obligasi $ 16.000


(800.000*0,02)


Beban bunga obligasi $ 8.000




v Wesel bayar jangka panjang


Wesel Diterbitkan Pada Nilai Nominal


Contoh: pengakuan wesel senilai $10.000, jangka waktu 3tahun yang diterbitkan oleh partnersolution co. suku bunga ditetapkan dan suku bunga efektif keduanya 10%, maka penerbitan wesel akan dicatat oleh pertnersolution co.


Ø Kas $10.000


Wesel bayar $10.000


Partnersolution co. akan mengakui bunga yang terjadi tiap tahun sebai berikut


Ø Beban bunga $.1.000


Kas $1.000



Wesel Bayar Dalam Situasi Khusus


Terkadang perusahaan menukarkan property, barang/jasa dengan wesel bayar. Apabila instrument hutang tersebut ditukarkan dengan properti,barang/jasa dalam suatu transaksi pertukaran istimewa, maka suku bunga ditetapkan dianggap layak,kecuali jika:


ü Tidak ada suku bunga yang ditetapkan


ü Suku bunga yang ditetapkan tidak layak


ü Jumlah nominal yang ditetapkan dari instrument hutang tersebut secara material berbeda dengan harga jual tunai.



v Wesel Bayar Hipotik



Bentuk paling umum dari wasel bayar jangka panjang adalah wesel bayar hipotik.


Wesel bayar hipotik( mortgage notes payable) adalah wesel promes yang dijamin dengan suatu dokumen yang disebut hipotik yang menggadaikan hak atas property sebagai jaminan.


Wesel bayar hipotik lebih sering digunakan oleh perusahaan perorangan & persekutuan daripada korporasi.

3 komentar:

Anonim mengatakan...

thanxs buat artikelnya

admin on 22 Maret 2010 00.49 mengatakan...

woy

Anonim mengatakan...

posting lagi

Poskan Komentar

 

Followers

Buku Tamu

My Community

kreasi kita by supri didukung budi santoso